Astronot-Astronot NASA Menonton Star Wars: The Last Jedi di Stasiun Luar Angkasa

Astronot-Astronot NASA Menonton Star Wars: The Last Jedi di Stasiun Luar Angkasa

Para astronot NASA telah menyelenggarakan sebuah malam film yang mengasyikkan, di mana para kru Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) bersama-sama menonton film Star Wars: The Last Jedi.

Banyak astronot-astronot dunia yang terinspirasi oleh fiksi ilmiah. Itulah mengapa menjadi tidak adil di mata Disney dan NASA apabila para kru ISS malah terlewatkan film Star Wars terbaru ini. Pada awal bulan Desember, dikonfirmasi bahwa sebuah salinan digital dari The Last Jedi sedang dikirim ke ISS. Sepertinya ini menjadi sebuah tradisi; pada 2015, para astronot juga menonton The Force Awakens di stasiun luar angkasa.

Astronot Mark T. Vandei Hei telah mengonfirmasikan bahwa pemutarannya telah dilaksanakan. Ia menuliskan di Twitter bahwa para astronot tidak perlu lagi takut dibocorkan ceritanya. Meskipun twitnya tidak mengonfirmasikan film apa yang para kru tonton, tidak sulit untuk mengenali seragam istimewanya. Sudah jelas ini merupakan sebuah sekuens awal dari The Last Jedi.

Malam film Stasiun Luar Angkasa, lengkap dengan “kursi kabel bungee”, kantong-kantong minuman, dan sebuah film fiksi ilmiah!

Sudah jelas ISS adalah sebuah bioskop berkelas. Pada 2009, astronot Michael Barratt membuat sebuah bioskop sementara menggunakan laptopnya demi bisa menonton Star Trek. Pada April 2015, NASA telah memasang sebuah proyektor HDTV. Cukup tepat untuk menonton film-film fiksi ilmiah, bioskopnya tentu saja tanpa gravitasi. The Last Jedi sekarang telah bergabung dalam sekelompok film pilihan yang ditonton di bioskp paling eksklusif ini, bioskop yang mengorbit antara 330 hingga 435 km di atas Bumi.

Tahun lalu, Gizmodo mengajukan sebuah permohonan kebebasan informasi untuk memperoleh daftar film dan serial TV yang telah ditonton di ISS. Ada cukup banyak film fiksi ilmiah di dalam daftar tersebut. Film-film bertema luar angkasa di antaranya adalah Moon, Alien, dan 2001: A Space Odyssey. Pada September 2015, para kru dimanjakan dengan pemutaran lebih awal film The Martian. Film tersebut ternyata cukup populer sampai NASA dan Fox mengatur pemutaran ulang filmnya pada Desember tahun ini. Pemutaran Desember juga ternyata mencakup konten-konten yang belum pernah dilihat sebelumnya, sehingga pengalamannya tentu saja di luar apa yang kita nikmati di Bumi.

Namun tentu saja para kru ISS memiliki selera yang lebih luas dibanding fiksi ilmiah saja. Film-film lain yang pernah ditonton di stasiun luar angkasa di antaranya adalah 12 Years A Slave, Airplane, Scott Pilgrim vs the World, dan The Dark Knight. Ada juga beberapa film klasik, seperti The Bridge on the River Kwai dan semua tiga film Godfather. Penggemar televisi juga akan berbahagia mendengar bahwa para kru juga menonton serial-serial populer seperti 24 dan House of Cards.

The Last Jedi merupakan sebuah babak tidak biasa dalam saga Star Wars. Untuk satu hal, sangat banyak alur ceritanya yang secara teknis memang terjadi di luar angkasa karena plot utamanya adalah sebuah pemburuan luar angkasa. Dengan itu sebagai kasusnya, maka menjadi sebuah hal yang sangat tepat bagi film ini untuk ditonton di orbit.

Sumber: Mark T. Vande Hei