Morgan Spurlock Meninggalkan Perusahaan Produksinya Setelah Mengakui Perbuatan Pelecehan Seksual

Morgan Spurlock Meninggalkan Perusahaan Produksinya Setelah Mengakui Perbuatan Pelecehan Seksual

Morgan Spurlock telah mengundurkan diri dari perusahaan produksinya setelah mengakui pernah melakukan pelecehan seksual. Berita dari Hollywood akhir-akhir ini diisi laporan dari perbuatan seksual tidak senonoh. Hampir setiap hari kasus baru dilaporkan, dengan nama para eksekutif berkuasa serta bintang-bintang yang dikagumi terseret dalam kasus perbuatan tidak pantas mereka pada masa lalu. Reputasi dan karier dari para peleceh berantai tersebut telah rusak untuk selamanya, dengan semakin banyak korban yang maju untuk menceritakan kasus pelecehan dan perilaku tidak menyenangkan yang menimpa mereka.

Sutradara film dokumenter Morgan Spurlock baru-baru ini memilih untuk mengungkap kepada umum perilaku tidak senonoh yang pernah ia lakukan sebelum pers yang membukanya. Sebagai tambahan, Spurlock telah mengajukan pengunduran diri secara sukarela dari perusahaan produksinya Warrior Poets, bersamaan dengan tulisan permohonan maaf yang panjang di mana terdapat pernyataan bahwa dirinya termasuk “bagian dari masalah tersebut.”

Seperti yang aslinya diberitakan di Variety, sang sutradara di balik dokumenter Super Size Me mengakui pernah melakukan pelecehan seksual pada beberapa kesempatan. Yang terutama adalah pengakuan Spurlock yang dituduh melakukan pemerkosaan oleh seorang teman kelasnya saat ia masih kuliah.

Saat saya masih kuliah, seorang perempuan yang berhubungan dengan saya dalam sebuah “cinta satu malam” menuduh saya atas pemerkosaan,” tulis Spurlock. “Tidak terungkap. Tidak ada sanksi maupun investigasi, namun dia menuliskan hal tersebut di kelas penulisan cerita pendek dan menyebut nama saya.

Morgan Spurlock on Inside Man Morgan Spurlock to Leave Production Company After Admitting Sexual Misconduct

Spurlock juga mengacu kepada sebuah kejadian di mana ia secara sistematis melecehkan seorang asisten pribadi di Warrior Poets dengan menyebutnya sebagai “hot pants” atau “sex pants”. Spurlock mengatakan bahwa ia pikir candaan tersebut “lucu pada saat itu” namun pada akhirnya menyadari bahwa “saya benar-benar telah merendahkan martabat dia hingga tidak bersisa lagi.” Spurlock menyelesaikan masalah tersebut secara finansial pada 2009 saat sang asisten mengundurkan diri, dengan jaminan janji untuk tidak melapor.

Ketika ia memutuskan untuk keluar, ia datang kepada saya dan mengatakan bahwa jika saya tidak membayar uang penyelesaian, ia akan memberitahu semua orang. Melihat diri saya pada saat itu, hal tersebut merupakan hal terakhir yang saya harapkan, jadi tentu saja saya membayar. Saya membayar untuk kedamaian pikiran. Saya membayar agar ia tidak berbicara dan bersikap kooperatif. Di atas itu semua, saya membayar supaya saya tetap bisa mempertahankan citra diri saya.

Lebih lanjut dari pengakuan soal pelecehan seksual yang sudah ditulis di atas, Spurlock juga mengakui memiliki masalah sepanjang hidup dengan kesetiaan. “Saya pernah berbuat serong terhadap setiap istri dan pacar yang pernah saya miliki,” Spurlock mengklaim. Meskipun tidak menuliskan kejadian maupun perilaku masa lalunya, Spurlock juga menuliskan bahwa ia merupakan korban pelecehan seksual di masa kecilnya dan menderita depresi serta kecanduan alkohol.

Sumber: Variety