Kejutan dan “Rampasan” Terbesar di Oscar 2018

Kejutan dan “Rampasan” Terbesar di Oscar 2018

Academy Awards yang ke-90 adalah sebuah malam perayaan dan tonggak sejarah, beserta juga dengan beberapa kejutan dan rampasan. Pidato pembuka yang lucu dari Jimmy Kimmel menyinggung beberapa yang secara luar biasa berhasil menjadi yang pertama di Oscar, termasuk Rachel Morrison, perempuan pertama yang meraih nominasi untuk Sinematografi Terbaik. Kimmel menyatakan bahwa sutradara-penulis Get Out Jordan Peele adalah satu dari tiga orang yang berhasil meraih nominasi untuk tiga kategori besar dalam debut penyutradaraannya, dan Peele juga menjadi penulis berkulit hitam pertama yang memenangkan penghargaan untuk Cerita Orisinal Terbaik.

Beberapa kategori memiliki beberapa nama yang dijagokan berdasarkan musim penghargaan sejauh ini. Setiap kategori akting, misalnya, memiliki nama jagoan yang pada akhirnya menjadi pemenang: Gary Oldman (Darkest Hour) sebagai Aktor Terbaik, Frances McDormand (Three Billboards Outside Ebbing, Missouri) sebagai Aktris Terbaik, Allison Janney (I, Tonya) sebagai Aktris Pendukung Terbaik, dan Sam Rockwell (Three Billboards Outside Ebbing, Missouri) sebagai Aktor Pendukung Terbaik. Begitu juga di kategori Film Animasi Panjang Terbaik yang diperkirakan tidak akan dimenangkan Coco, tapi Coco menyabet penghargaan Film Animasi Terbaik dan Lagu Orisinal Terbaik untuk “Remember Me”.

Kategori-kategori lain, termasuk Cerita Orisinal Terbaik, Film Terbaik, dan Sutradara Terbaik, dijanjikan menjadi sebuah pertarungan sengit, dengan film monster non-konvensional Guillermo del Toro, The Shape of Water, memimpin dengan jumlah nominasi terbanyak. Dalam waktu bersamaan, film tidak biasa dari del Toro tersebut cukup sulit dikatakan sebagai garda terdepan melawan film-film sejarah seperti Dunkirk atau The Post. Film Three Billboards Outside Ebbing, Missouri arahan Martin McDonagh, yang mencakup penampilan-penampilan kuat dari McDormand dan Rockwell, juga terlihat sebagai pesaing kuat untuk Film Terbaik.

Meskipun kejutan datang dalam berbagai aspek, artikel ini akan fokus pada kejutan, rampasan, dan kekecewaan terkait penghargaannya saja. Kejutan-kejutan hebat lainnya – termasuk montase-montase emosional, momen #Timesup, lelucon-lelucon terbaik Jimmy Kimmel, dan gaun Rita Moreno – hanya akan disebut dan diapresiasi di sini.

Penyuntingan Film – Baby Driver

 

Ansel Elgort in Baby Driver The Biggest Surprises and Snubs at the 2018 Oscars

Meskipun Dunkirk arahan Christopher Nolan, yang dijagokan sebagai pesaing utama, memenangkan Penyuntingan Film Terbaik, banyak penggemar merasa bahwa Baby Driver dari Edgar Wright berhak untuk memenangkan penghargaan kategori ini. Baby Driver, yang memperoleh tiga nominasi Oscar, juga kalah dari Dunkirk untuk Sound Mixing Terbaik dan Penyuntingan Suara Terbaik. Baby Driver menawarkan penyuntingan yang orisinal dan inventif, namun Dunkirk lebih merupakan tipikal film Oscar yang lebih besar peluangnya dalam memperoleh lebih banyak suara dari Academy.

Baik Baby Driver maupun Dunkirk adalah film-film hebat, namun Baby Driver menawarkan sebuah proses dan produk penyuntingan yang unik. Baby Driver adalahs ebuah film aksi berkecepatan tinggi yang mengikuti soundtrack pribadi sang karakter utama. Karena waktu filmnya diukur secara sempurna berdasarkan playlist sang protagonis, para penyunting Paul Machliss dan Jonathan Amos akan memotong filmnya “langsung” di set. Peran Machliss dan Amos yang lebih aktif memastikan bahwa filmnya pas secara sempurna dengan musiknya, sebuah usaha yang sulit dan patut diberi penghargaan.

Cerita Orisinal Terbaik – Get Out

 

Jordan Peele Directing Get Out The Biggest Surprises and Snubs at the 2018 Oscars

 

Cerita Orisinal Terbaik adalah sebuah kategori yang kompetitif, dengan Emily V. Gordon dan Kumail Nanjiani (The Big Sick), Greta Gerwin (Lady Bird), Guillermo del Toro dan Vanessa Taylor (The Shape of Water), serta Martin McDonagh (Three Billboards Outside Ebbing, Missouri) saling bersaing untuk ini. The Shape of Water dan Three Billboards Outside Ebbing, Missouri nampaknya menjadi dua pesaing utama baik untuk kategori Cerita Orisinal Terbaik dan Film Terbaik.

Meskipun demikian, justru cerita non-konvensional Get Out dari Jordan Peele yang membawa pulang penghargaan Cerita Orisinal Terbaik. Kemenangan bersejarah tersebut menjadikan Peele penulis Afrika-Amerika yang paling pertama untuk memenangkan Cerita Orisinal Terbaik. Meskipun beberapa pemberi suara Academy yang lebih tua sengaja menolak menonton, apalagi memberikan suara untuk, Get Out, debut penyutradaraan Peele menang. Sebuah kritik kreatif yang hebat, Get Out menenun trope dari horor dan komedi untuk membuat sebuah “thriller sosial” mengerikan yang mengeksplorasi rasisme di Amerika pada abad ke-21. Skenario untuk Get Out juga secara mudah bertukar-tukar antara penyajian ketegangan serta momen-momen tidak terduga dari drama dan humor.

Pada pidato penerimaannya, Peele berkata:

“Saya berhenti menulis film ini sekitar 20 kali karena saya berpikir ini hal yang tidak mungkin. Saya pikir ini tidak akan pernah berjalan. Saya pikir tidak ada orang yang akan membuat film ini… [Tapi] saya tahu jika seseorang mengizinkan saya membuat film ini, maka orang-orang akan menontonnya, dan orang-orang akan mendengarnya.”

Sutradara Terbaik & Film Terbaik – The Shape of Water

 

Sally Hawkins and Doug Jones in The Shape of Water The Biggest Surprises and Snubs at the 2018 Oscars

 

Kejutan terbaik pada malam tersebut disimpan di akhir. Warren Beatty dan Faye Dunaway mempersembahkan penghargaan Film Terbaik dua kali berturut-turut, namun kali ini, mereka membacakan pemenangnya dengan benar: The Shape of Water. Guillermo del Toro memenangkan Sutradara Terbaik dan Film Terbaik, dua penghargaan tertinggi dari Oscar. Dalam sebuah pidato yang menyentuh: del Toro menyatakan:

“Saya pikir hal terbaik yang industri kita lakukan adalah menghapus garis di pasir, kita harus tetap melakukan itu sementara dunia berusaha membuatnya lebih dalam.”

Sementara The Shape of Water masuk ke Academy Awards dengan nominasi terbanyak di tahun ini, rasanya masih tetap sangat kecil kemungkinannya untuk menang. Sebagai sebuah “film genre”, The Shape of Water tidaklah seperti tipikal pemenang Oscar jika dibandingkan dengan film-film seperti Three Billboards Outside Ebbings, Missouri, Dunkirk, atau bahkan The Post. Apalagi ditambah The Shape of Water tidak memangkan kategori akting ataupun penulisan, yang biasanya mendorong jalan untuk anugerah terbesar untuk malam tersebut. Meski demikian, filmnya memenangkan Desain Produksi Terbaik dan Score Orisinal Terbaik.

The Shape of Water adalah sebuah cerita cinta fantasi yang brilian antara seorang perempuan tuna wicara dan sebuah makhluk laut misterius. Richard Jenkins, Octavia Spencer, dan Sally Hawkins memperoleh nominasi untuk penampilan mereka masing-masing; para ko-bintang Doug Jones dan Michael Shannon, meskipun tidak memperoleh nominasi, membawa karakter-karakter yang menarik dalam aksinya. Filmnya merupakan sebuah hasil kerja penuh cinta untuk sang sutradara-penulis Guillermo del Toro, dan karya tersebut memperoleh anugerah di Academy Awards yang ke-90.

 

Kemenangan Jordan Peele dan Guillermo del Toro dapat menjadi sinyal berakhirnya umpan film Oscar. Seiring adanya perubahan bentuk Academy dengan mencakup lebih banyak suara orang muda dan beragam, malam-malam penghargaan yang akan datang bisa jadi menampilkan lebih banyak kemenangan kejutan dan bersejarah.