Wawancara Lupita Nyong’o: Black Panther

Wawancara Lupita Nyong’o: Black Panther

Lupita Nyong’o adalah seorang aktris Kenya-Meksiko yang namanya telah menjadi mendunia beberapa tahun terakhir. Setelah lulus dari Yale School of Drama, ia berperan di film panjang pertamanya 12 Years a Slave, yang membawanya memenangkan Piala Oscar untuk Aktris Pendukung Terbaik. Setelahnya, ia bergabung dalam Star Wars Cinematic Universe, memerankan (melalui metode penangkapan gerak) bajak luar angkasa Maz Kanata dalam Star Wars: The Force Awakens dan Star Wars: The Last Jedi. Dia sekarang berperan sebagai Nakia dalam film terbaru Marvel, Black Panther.

Screen Rant berkesempatan untuk mewawancarai Lupita Nyong’o pada hari untuk pers, di mana kami mendiskusikan bagaimana rasanya menjadi bagian dari film yang merupakan sebuah pengalaman budaya, bagaimana pentingnya kehadiran karakter-karakter perempuan yang kuat dalam Black Panther, dan di mana kita bisa melihat Maz Kanata selanjutnya di dunia Star Wars.

Screen Rant: Lupita, film ini benar-benar menyentuh. Luar biasa. Memberi dampak besar. Film ini adalah segala sesuatu yang saya selalu inginkan ada dalam sebuah film superhero dan juga Black Panther secara umum. Bagaimana rasanya menjadi bagian dari sebuah film yang tidak hanya semerta-merta mementingkan penjualan tiket tapi juga pengalaman budaya?

Lupita Nyong’o: Rasanya sangat, sangat berarti. Dan sangat menggairahkan. Saya merasa amat diberkati untuk menjadi bagian dari film ini yang memiliki potensi untuk benar-benar menyuluhi dan mengubah budaya populer kita. Dan dengan kenyataan bahwa ini tidak hanya bertahan berhari-hari tapi juga memiliki pesan yang sangat menarik dan sesuatu yang membuat Anda benar-benar berpikir. Ini adalah sebuah film, sebuah film superhero, dengan seorang protagonis dan antagonis yang masing-masing memiliki argumen yang sama-sama kuat. Dan sang antagonis, Killmonger, sangat berkarisma sehingga Anda benar-benar bisa melihat sudut pandangnya.

SR: Saya merasakannya!

Lupita Nyong’o: Benar kan?

SR: Saya merasakannya!

Lupita Nyong’o: Dan hal seperti teka-teki moral macam ini lah yang membuat Anda menemukan diri Anda. Menjadi sesuatu yang penting untuk kita agar benar-benar berbicara dan mengekspresikan dan mengkomunikasikan dengan satu sama lain, dan itu merupakan sesuatu yang sangat keren.

 

Nakia and Shuri Black Panther Lupita Nyongo Interview: Black Panther

SR: Dan tidak hanya itu, tapi ini juga memiliki karakter-karakter perempuan dengan dampak positif yang besar di sepanjang filmnya, yang kemudian didukung oleh laki-laki. Bagaimana rasanya hal tersebut? Karena ini, rasanya, seperti sebuah era film-film baru yang kita lihat saat ini.

Lupita Nyong’o: Maksud saya, ini sangat memberikan harapan, dan Wakanda itu seperti sebuah bangsa harapan. Anda tahu, film memiliki kekuatan untuk menunjukkan kepada kita di mana kita telah berada, di mana kita sedang berada, dan di mana kita bisa berada. Dan Wakanda itu seperti di mana kita bisa berada, dengan para perempuan memperoleh tempat mereka dalam masa depan sebuah negara, mereka berkontribusi secara seimbang dan diberi jalan untuk merealisasikan potensi penuh mereka, serta kekuatan dan kekuasaan seorang perempuan tidak semerta-merta menghilangkan kekuatan dan kekuasaan seorang laki-laki. Anda melihat Black Panther dan persis di belakangnya adalah Okoye, sang jenderal [dari para pengawal raja Dora Milaje], dan Anda tahu, masing-masing dari mereka memegang kuasa, masing-masing dari mereka saling membutuhkan satu sama lain, dan ini adalah sesuatu yang sangat indah. Dan Nakia, yang adalah, Anda tahu, “it’s complicated” dengan Black Panther, Black Panther pun mendengarkan dia, dan sang Ibu Ratu dan Shuri, kepala teknologi, maksud saya para perempuan di mana saja yang penting dalam cerita ini.

SR: Sekarang, Nakia adalah salah satu karakter yang lebih kompleks dan menjadi lebih gelap semakin kita mendalami Black Panther di komik-komiknya. Kita melihat bibit-bibit tersebut ditanamkan. Di mana Anda ingin melihat Nakia maju selanjutnya di alur-alur cerita Black Panther dan bahkan di Marvel Cinematic Universe?

Lupita Nyong’o: Anda tahu, saya benar-benar tidak tahu. Film ini kebanyakan tentang memperkenalkan dunia Wakanda dan tentang bagian ini dari Marvel Universe. Dan yang terjadi di film ini membangun sesuatu yang akan menerobos dunia komik Marvel lainnya dengan kita merasakannya di bioskop. Dan saya menyukai fakta bahwa Nakia di komik-komiknya menjadi, ya… gelap, jika saya boleh menyebutnya demikian. Dan saya terbuka akan hal itu.

Lupita Nyongo and Chadwick Boseman in Black Panther 1 Lupita Nyongo Interview: Black Panther

SR: Baiklah, pertanyaan seru: Saya adalah seorang penggemar berat Star Wars dan saya perlu bertanya, bagaimana Maz Kanata memperoleh lightsaber Luke dan akankah kita melihat adanya eksplorasi dari hal tersebut di Episode 9?

Lupita Nyong’o: Itu juga rumit. [Tertawa]

SR: Baiklah kalau begitu. Film ini brilian, terima kasih banyak untuk waktu Anda, Lupita. Luar biasa.

Lupita Nyong’o: Terima kasih!