Matt Reeves Sebaiknya Membuat Batman Beyond dalam DCEU

Matt Reeves Sebaiknya Membuat Batman Beyond dalam DCEU

DC Extended Universe saat ini sedang dalam proses transformasi akibat Justice League yang berada di bawah rata-rata, dan sepertinya masa-masa Ben Affleck sebagai Batman akan segera berakhir – artinya sekarang bisa jadi saat yang tepat untuk sebuah film Batman Beyond.

Perpindahan sinema superhero ke dalam satu dunia yang saling berbagi telah memberikan hasil yang beragam. Ketika Marvel pertama kali mengumumkan rencana untuk menciptakan dunia film yang bersinergi dengan menampilkan karakter-karakter dalam daftar B seperti Iron Man dan Thor, kebijakan konvensional Hollywood menganggap itu sebagai sebuah percobaan gila yang akan gagal. Satu dekade kemudian, setiap studio ingin mempunyai dunia sinematik mereka masing-masing dan mereka semua sudah mencoba – sayangnya dengan tingkat keberhasilan yang tidak selalu baik. Dengan katalog superhero DC yang kaya, hanyalah menjadi persoalan waktu sebelum mereka mencoba membuat dunia sinematik mereka sendiri, yang telah mereka buka dengan Batman v Superman: Dawn of Justice oleh Zack Snyder (Man of Steel didesain untuk menjadi film yang berdiri sendiri). Sebuah film yang menyatukan dua karakter komik yang paling ikonik – dengan tambahan perkenalan kepada Wonder Woman yang diperankan oleh Gal Gadot – harusnya dengan mudah meraih pendapatan besar di box office sedunia, tapi nuansa gelap dan ulasan mulut ke mulut yang tidak seragam membuat filmnya tidak berhasil mencapai tujuan tersebut.

Di luar Wonder Woman arahan Patty Jenkins, film-film yang dihasilkan DCEU juga memperoleh reaksi yang bermacam-macam, dan kritik serta penerimaan komersil Justice League semakin menyoroti perlunya perbaikan jalan. Ada kepemimpinan baru di DC Films dan untuk waktu yang lama telah ada masukan-masukan untuk sebuah duaja bergaya Elseworlds baru: ini akan menjadi tempat di mana film Joker oleh Scorsese bernaung, bersamaan dengan – setidaknya menurut beberapa rumor – keluaran Batman dari Matt Reeves.

The Batman telah memiliki perjalanan yang bergejolak, dengan Affleck perlahan-lahan melepaskan kontrol – Reeves mengambil alih tahun lalu – dan sekarang laporan-laporan menyebutkan bahwa ia berniat untuk sepenuhnya meninggalkan peran tersebut. Mengingat kemungkinan adanya casting ulang dan Reeves sepertinya hendak mengulang semua lagi dari awal untuk perjalanan solonya, mereka perlu habis-habisan: mereka perlu berjalan Beyond (melampaui) Bruce Wayne.

Apakah Sebenarnya Batman Beyond Itu?

batman beyond 1 father Matt Reeves Should Do Batman Beyond In The DCEU

Batman Beyond adalah kelanjutan langsung dari Batman: The Animated Series yang klasik itu, mengambil waktu sekitar empat puluh tahun ke depannya. Dibuka dengan malam terakhir Bruce Wayne sebagai Batman, yang merupakan perpaduan faktor umur dan kalah jumlah, dia terpaksa menggunakan pistol untuk membela diri. Setelah momen pelanggaran sumpah, Bruce memutuskan gantung topeng, menjadikan Gotham tanpa Batman. Dua puluh tahun kemudian, seorang remaja bernama Terry McGinnis secara tidak sengaja menemukan rahasia Bruce, dan setelah ayahnya dibunuh oleh seorang pengusaha berkuasa, Terry mengambil alih peran tersebut.

Serial ini keluar karena para eksekutif ingin membuat Batman remaja demi menjadikannya menarik bagi para penonton Buffy The Vampire Slayer. Terlepas dari titik loncatnya yang meragukan, tim kreatif – termasuk anggota andalan Batman: TAS Bruce Timm dan Paul Dini – merasa bahwa ada potensi di konsepnya; setting yang futuristik memberi mereka ruang untuk menggabukan elemen-elemen cyberpunk dan memberi Gotham desain ulang bergaya Akira secara penuh. Membuat Terry sebagai seorang remaja untuk memberi ruang bagi para penulis untuk mengeksplorasi tema-tema seperti perundungan, depresi, dan dampak masa depan dari teknologi terhadap masyarakat, membuatnya terasa lebih tajam dibanding kartun anak-anak pada umumnya.

Serial yang sebenarnya bisa saja hanya menjadi peraup uang jangka pendek kini dipertimbangkan menjadi serial luar biasa dengan hak kekayaan intelektualnya sendiri dan acaranya memiliki tempat istimewa bagi mereka yang menontonnya sejak awalnya. Warner Bros’bahkan merenungkan kembali film aksi hidup Batman Beyond pada 2000 ketika mereka sedang menentukan bagaimana caranya waralaba tersebut maju. Sebuah naskah telah ditulis dan Boaz Yakin (Max) direkrut untuk menyutradarai, namun pada akhirnya itu semua dibatalkan karena Batman Begins arahan Christopher Nolan – sebuah keputusan yang tidak perlu disesali. Namun apakah kita masih bisa melihat filmnya?

Matt Reeves Ben Affleck Batman Matt Reeves Should Do Batman Beyond In The DCEU

Mengapa Sekarang Menjadi Waktu yang Tepat untuk Film Batman Beyond?

Berbagai hal akan pastinya berubah di daftar film DC mengikuti reaksi terhadap Justice League. Seperti Batman v Superman, proyek lain yang seharusnya memperoleh hasil yang lebih baik, namun pada akhirnya hasil yang dicapai hanya sekitar sedikit melampaui 650 juta US$ – dibandingkan anggaran filmnya yang dilaporkan mencapai 300 juta US$ – adalah tanda bahwa penonton tidak sepenuhnya terhubung dengan visi yang sekarang. Mengingat adanya laporan bahwa Warner Bros. akan menjauh dari cerita-cerita berkesinambungan menjadi film-film yang berdiri sendiri bahkan terlepas dari Elseworlds dan kedekatan Affleck terhadap Batman yang saat ini seperti Schrödinger, tidaklah mengejutkan jika rencana-rencana matang terhadap kelanjutan karakter ini belum lagi terlihat.

Jika Matt Reeves dan WB benar-benar menginginkan sebuah awal yang segar, maka Batman Beyond dapat menjadi jawaban mereka. Ini memberikan mereka sebuah kesempatan untuk menggasak cara penggarapan baru dari mitos ini di layar besar, menempatkannya secara terpisah dari semua versi-versi gambar hidup sebelumnya. Film-film superhero futuristik juga merupakan sesuatu yang jarang, sehingga memberikan Reeves sebuah palet visual yang segar untuk digarap. Materi asalnya juga kokoh, dengan Terry McGinnis yang cocok menjadi seorang pahlawan yang masih memiliki cela tapi juga disukai. Meskipun memang ada kemungkinan beberapa penggemar menolak keras adanya Batman remaja dengan segala kemarahannya, ini adalah sebuah sudut pandang yang unik untuk menggarap karakternya. Reeves telah menunjukkan melalui sekuel-sekuel Apes bahwa ia lebih tertarik pada karakter dibanding potongan-potongan aksi yang serampangan, dan sementara ia akan, tanpa diragukan lagi, mencari cara untuk masuk ke sisi psikologis Bruce Wayne melalui film Batman-nya, rasanya terasa seperti trauma-trauma sang karakter telah digali secara dalam di film-film sebelumnya. Batman Beyond menghadirkan kesempatan untuk sebuah penemuan kembali; seorang pahlawan, tempat, dan musuh-musuh baru.

Ada banyak pilihan di sini. Sementara gagasannya bergeser sedikit dari ide “awal yang segar”, seorang eksekutif perusahaan bisa menyarankan agar ini menjadi sebuah warisan dan membawa kembali Michael Keaton sebagai Bruce Wayne lansia; tidak saja para penggemar akan dengan senang hati menyambut Keaton kembali, ini akan menjadi sebuah pernyataan terhadap dirinya sendiri, sebuah kiasan di mana Batman layar besar aslinya meneruskan obor ke generasi penerusnya. Atau, jika mereka tetap menginginkannya di DCEU, akan tetap memungkinkan bagi Affleck yang semakin menua untuk memainkan peran kecil.

Seberapa Besar Kemungkinan Adanya Film Batman Beyond?

comics outside batman beyond Matt Reeves Should Do Batman Beyond In The DCEU

DC telah mengumumkan film-film potensial yang jumlahnya membingungkan selama beberapa tahun terakhir, mulai dari Gotham City Sirens arahan David Ayer sampai Batgirl arahan Joss Whedon. Perbincangan soal jumlah film-film ini tidaklah terdengar akhir-akhir ini, dan mungkin saja banyak dari film-film tersebut yang akan ditunda sementara perusahaannya mempertimbangkan langkah mereka yang selanjutnya. Pada titik ini, yang sudah dikunci adalah Aquaman, Shazam!, dan Wonder Woman 2, dengan Suicide Squad 2 juga kurang lebih sudah siap, dan dengan atau tanpa Affleck film Batman solo pada akhirnya juga akan ada.

Sedikit yang diketahui tentang bayangan dari film ini, selain dari peran Reeves yang akan berbeda dari apa yang kita lihat akhir-akhir ini. Jika WB ingin memulai sebuah serial film bergaya lain yang tidak terikat dengan alam semesta DCEU saat ini, Batman Beyond adalah jalan yang sempurna untuk memulainya, memberikan suguhan seorang pahlawan ikonik dalam cahaya baru bagi para penonton.

Sayangnya belum ada tanda-tanda DC mempertimbangkan hal ini, dan sementara dunia Batman Beyond berjalan dengan kuat dalam komik, sepertinya sekarang hal ini lebih dipertimbangkan sebagai sebuah kultus. Namun Reeves telah menunjukkan bahwa dirinya sanggup menelurkan blockbuster dan drama yang bijaksana serta akan menjadi orang yang tepat untuk menjadi yang pertama keluar dari formula DC Extended Universe saat ini. Kesempatannya ada – jika saja Warner Bros. berani mengambilnya.

Shazam Could Turn Justice League’s Worst Scene Into Its BestWhy Brie Larson’s Captain Marvel Suit Is GreenOne Change Vince Gilligan Would Make To Breaking BadMarvel’s Agents of SHIELD Finally Explains Its Time TravelThe Last Jedi’s Big Twist Explains Confusing Force Awakens MomentBlack Panther Reveals Secret of Iron Man’s New Armor