Golden Globes: Apa yang Tommy Wiseau Hendak Katakan di Panggung

Golden Globes: Apa yang Tommy Wiseau Hendak Katakan di Panggung

Subyek nyata The Disaster Artist Tommy Wiseau menyatakan apa yang ia ingin katakan di panggung Golden Globes pada Minggu malam sebelum bintang-sutradara filmnya, James Franco, mendorongnya menjauhi mikrofon. Hollywood sedang melihat kebangkitan kembali Wiseau beberapa bulan terakhir berkat keberhasilan film The Disaster Artist, di mana Franco sendiri bertransformasi menjadi sang aktor-sutradara misterius sementara ia menjabarkan pembuatan film cult klasik keluaran 2003, The Room.

Filmnya tidak saja membuat Franco disanjung, ia sendiri memperoleh nominasi Aktor Terbaik untuk tiga penghargaan yang akan datang yaitu Screen Actors Guild Awards, Critics Choice Movie Awards, dan Film Independent Spirit Awards. Pada Minggu malam, Franco memperoleh kemenangan besar pertamanya dalam rangkaian penghargaan-penghargaan tahun ini dari Golden Globe Awards kategori Aktor Terbaik dalam Komedi atau Musikal berkat perannya dalam The Disaster Artist. Ia melambaikan tangan kepada Wiseau untuk mengajaknya dan saudara laki-lakinya, Dave Franco, naik ke panggung. Melihat ada kesempatan yang bisa direbut, Wiseau memajukan dirinya ke arah mikrofon untuk mengatakan sesuatu di panggung sebelum Franco sembari berkelakar menghalangi aksinya.

Sementara Wiseau tidak memperoleh kesempatan untuk berpidato di televisi internasional saat berlangsungnya salah satu malam penghargaan Hollywood terbesar di tahun ini, Rolling Stone menemui sang aktor bencana nyata untuk mengetahui apa yang sebenarnya hendak ia katakan jika ia memperoleh kesempatannya. Wiseau bilang:

“If a lot of people loved each other, the world would be a better place to live. See The Room, have fun, and enjoy life. The American Dream is alive, and it’s real.”

“Jika banyak orang saling mengasihi satu sama lain, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik untuk dihuni. Tonton The Room, bersenang-senanglah, dan nikmati hidup. ‘American Dream’ itu nyata, dan hidup.”

Dengan kata lain, sangat disayangkan bahwa para penonton Golden Globes tidak memiliki kesempatan untuk mendengarkan Wiseau mengatakan itu di panggung, apalagi pesan yang hendak disampaikan adalah sesuatu yang positif dan membangun (jika itu memang yang benar-benar ia hendak katakan – toh, dia Tommy Wiseau). Namun pada kenyataannya, yang dihargai merupakan usaha Franco, dan ia telah sangat mensyukuri Wiseau hingga saat ini.

Tommy Wiseau in The Room and James Franco in The Disaster Artist Golden Globes: What Tommy Wiseau Wanted to Say on Stage

Apalagi, seperti yang pemenang Golden Globe macam Guillermo del Toro dan Gary Oldman sadari di acaranya, setiap penerima penghargaan hanya diberikan waktu singkat untuk mengucapkan terima kasihnya. Jika Wiseau diizinkan untuk berbicara bahkan sebelum Franco berkata-kata, sulit untuk mengatakan jika Franco akan memiliki kesempatan untuk menyampaikan terima kasihnya kepada orang-orang yang telah membantunya mencapai titik di mana ia berada saat ini, sebuah kesempatan yang bisa saja belum tentu akan ia peroleh lagi pada musim penghargaan ini.

Jika dilihat kembali, Franco dalam segala kemungkinan mungkin saja hendak memberikan kesempatan bagi Wiseau untuk berbicara. Kalau ada keberuntungannya, ia akan memiliki kesempatan untuk memberikan mikrofon tersebut kepada sang inspirasi The Disaster Artist di SAG Awards, Critics’ Choice Movie Awards, Spirit Awards, dan bahkan mungkin Oscar, jika trennya berlanjut dan Franco kembali dinominasikan.

Dan jika Wiseau tidak bisa berpartisipasi dalam suatu pidato penerimaan, ia masih tetap seorang pemenang besar. Ia memiliki profil yang lebih tinggi di Hollywood dibanding sebelum-sebelumnya, dan pada hari Rabu ini, ia memperoleh apa yang ia tunggu-tunggu seumur hidupnya untuk sebuah pemutaran The Room secara nasional di Amerika Serikat selama sehari dalam 600 bioskop. Bagi para aktor maupun pembuat film di Hollywood, itulah ‘American Dream’.

Sumber: Rolling Stone

Photo oleh: Paul Drinkwater/NBC